| Tuesday, July 24, 2007 |
| Free Hugs |
Di tivi kantor - entah di saluran apa - saya sering melihat tayangan tawaran free hugs. Alias pelukan cuma-cuma bin gratis. Dalam tayangan itu, beberapa gadis muda nan bening menggunakan kaus putih mengacung-acungkan poster bertulis Free Hugs besar-besar di trotoar jalan. Beberapa pejalan kaki, lelaki perempuan, tua muda tertarik dengan tawaran itu. Lalu berpeluklah mereka dengan gadis pembawa poster sambil tertawa bahagia.
Saya coba menerka. Gadis-gadis muda itu, mungkin bermaksud membagi kehangatan dan kebahagiaan pada orang lain. Sebab di dunia yang semakin sibuk dan minim interaksi sosial yang hangat, sebuah pelukan mungkin bisa diibaratkan sebagai seteguk air kala dahaga kemarau panjang.
Saya melihat, semangat berbagi seperti ini indah sekali. Tapi tentu saja, untuk nilai budaya kita kegiatan itu tak bisa kita adopsi serta merta. Saya terpikir, kalau umpamanya pelukan cuma-cuma diganti dengan senyum dan salam tentu baik juga. Bagaimana Anda?
|
ditera oleh abhirhay @ 1:17 PM  |
|
|
|
|
|
|