<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398</id><updated>2013-05-08T00:49:48.691+07:00</updated><title type='text'>Jalan Sunyi</title><subtitle type='html'>...jalan menuju sepi abadi...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>242</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-108909533650215208</id><published>2013-01-30T10:27:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T10:27:20.451+07:00</updated><title type='text'>Berawal dari Bunga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSK7igTkxbJh6BWV6S4GFagM3q5-NGb8fySZyc2KbgZew10l3hDyg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSK7igTkxbJh6BWV6S4GFagM3q5-NGb8fySZyc2KbgZew10l3hDyg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Ntar malam ikut aku man?" &lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Kemana?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"Ke jalan buah, mau ada acara sunatan. Bisa bantu-bantu ndekor kan?" &lt;br /&gt;Saya berpikir sebentar, sebelum menjawab: &lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Bisa!!!"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Buat saya yang waktu itu berstatus "pengacara" tak banyak hal yang harus ditimbang. Selain ia juga teman baik saya, telah beberapa lama kami berbagi ruang kost, pun bersama menyoraki kegetiran hidup merantau.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika malam menjelang, godaan untuk hadir ke resepsi pernikahan mas seorang teman tak terelakkan. Di samping alasan keramahtamahan, soal perbaikan gizi memicu kami membelokkan motor ke gedung resepsi. Setelah perut terisi penuh dan segala kelakar habis digelar, baru kami sadari malam telah larut. Namun karena ia sudah berjanji, kami tetap meluncur ke sana. Dan kami dapati pagar besi telah terkunci, lampu-lampu ruangan telah dimatikan. Tak cukup keberanian mengetuk. Dan di wajahnya juga meremang rasa bersalah. Akhirnya diputuskan menghubungi dari telpon umum terdekat. Ia berbicara sebentar dengan si empunya acara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Gimana?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"Katanya besok pagi-pagi saja kita datang. Temanku itu juga sudah pulang". Jawabnya lega. &lt;br /&gt;Hanya bunyi ooo meluncur dari mulut saya sembari mengangkat kaki duduk membonceng motor. Kami pulang melipir dingin angin malam. Tak banyak cakap, kecuali saling mengingatkan esok setengah enam kita jalan. Saya rebah di pembaringan sedang ia sibuk dengan komputernya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah berusaha tak luput ia telat bangun juga. Janji waktu telah terlewati. Berpakaian rapi kami berangkat terburu-buru. &lt;br /&gt;"Kita ke rumah temen ku aja dulu man!" saya cuma mengangguk terduduk di sadel motor. Sampai di sana yang di tuju sudah berangkat sejak tadi. Perjalanan dilanjutkan ke tempat perhelatan. Tapi takdir berbicara lain. Di turunan perempatan sebuah paku menuai tugasnya dengan sukses. Ban belakang pun bocor. Cukup jauh mencari tambal ban di pagi begini. Cucuran peluh pun membasahi baju yang mulai tak rapi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai menambal ban, perjalanan dilanjutkan. Tiba di sana rasa rikuh menyertai saya. Maka duduklah saya di garasi, di antara deretan kursi meja makan. Belum tahu apa yang musti dikerjakan. Ketika sedang mengurai pikiran, ia mengajak saya pergi mengambil pesanan. Alamat yang tak lengkap membuat kami &amp;nbsp;bingung. Penjelasan tambahan via telpon membuka tabir, ternyata tak lebih lima puluh meter dari situ.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa rikuh masih turut ketika bungkusan bunga saya usung ke ruang belakang. Di sana dengan bersenjata senyum selalu saya coba menepis rikuh. Seorang gadis berjilbab hitam, berkaus panjang kusam, berjins belel dengan ujung pipa benangnya serabutan dan berkaca mata lebar dengan santai menghenyakkan pantat di atas lantai. Dengan wajah riang ia mencoba menata bunga ke dalam vas. Tampak kekakuan di situ, hingga susunan bunga tak bertemu harmoninya. Seperti dijejalkan di mulut vas yang menganga. Tak tega dengan pemandangan itu, saya mengangsurkan tangan membenahi bunga yang telah dirangkainya. Kemudian ia menghilang ke dalam. Saya masih menata bunga lalu meletakkannya di atas meja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamu-tamu mulai berdatangan, saya memilih duduk di deretan kursi belakang. Mata saya mencoba mencari-cari gadis yang tadi merangkai bunga. Seedaran pandangan saya kitarkan. Namun belum ketemu mata juga. Hingga di ujung sana manik mata menangkap wajah riang bertabur tawa dan senyum. Tapi betulkah dia yang tadi. Kebelelan yang tadi mewarnai telah berganti dengan baju panjang dan jilbab yang rapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari situlah kisah bermula...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/108909533650215208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=108909533650215208&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/108909533650215208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/108909533650215208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/nopub/108909533650215208' title='Berawal dari Bunga'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-109532824899265709</id><published>2013-01-30T10:02:00.000+07:00</published><updated>2013-01-30T10:02:32.849+07:00</updated><title type='text'>Teman Saya: E.T.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSNJgd2ozxRde1Mx91VLsb0PtCufOLk418-9dydrVFumBmGXE-3nw" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSNJgd2ozxRde1Mx91VLsb0PtCufOLk418-9dydrVFumBmGXE-3nw" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dipanjangkan sebagai eks tapol. Dua buah huruf yang pernah menghantui katepe sebagian orang di masa orba. Bukan pula initial bekas juragan bajaj yang kabur setelah menilap uang negara, dan kini tak jelas rimbanya. Kalau begitu apa dong kepanjangannya. Tak sepenuhnya saya tahu. Mungkin baiknya kita tanya saja pada orang yang menjuluki dirinya sebagai E.T. ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tadi siang saya mengunjungi &lt;em&gt;piring terbang&lt;/em&gt; nya. Saya diajak keliling meninjau ruang-ruang dalamnya. Ada sebuah pustaka penyimpan khazanah ilmiah yang dijaga oleh dua bidadari manis. Yang satu masih kursus singkat &lt;em&gt;yahoo! messenger, &lt;/em&gt;sedang satunya hobi sekali menggunting dan menempel kertas. Maklum saja, khazanah ilmu yang tiada tara itu masih dibenahi. Ada kardus berisi &lt;em&gt;staatblad&lt;/em&gt; bertumpuk-tumpuk. Buku-buku terbitan lama dan baru. Saya juga ditunjuki sebuah buku dari tahun 1860 masehi berbahasa Belanda. Huruf-hurufnya masih terbaca dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya diajak melihat mesin foto koran yang besarnya semeja belajar. Ditawari kalau mau membeli buat properti, bisa pesan di sini. Tapi saya lupa tanya, bisa tidak buat bikin foto keluarga. Lalu saya digiring ke ruang mungil. Ada kotak sebesar dua kardus supermi terletak diatas meja. &lt;em&gt;Saya belum tahu cara menggunakannya. &lt;/em&gt;Katanya jujur sembari tangannya mengelus sayang bodi mesin berwarna putih itu. Ini juga baru datang. &lt;em&gt;Itu ada pipa dan keran buat apa?&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Buat mencuci filmnya ya... &lt;/em&gt;Pertanyaan saya jawab sendiri. Ia membenarkan. Saya makin seperti murid es de yang berdarmawisata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kami masuk ke ruang &lt;em&gt;komando &lt;/em&gt;nya. Tempat ia selama ini mengetik letupan pemikirannya. Di belakang kursinya tegak rak penuh koran dari berbagai daerah yang menunggu di foto untuk dibikin film mikronya. &lt;i&gt;Ini film mikro nya, harus dibaca pakai pembaca mikro&lt;/i&gt;. Saya manggut-manggut saja. &lt;em&gt;Semua terbitan ada di sini. Termasuk yang saru itu. Itu ada di rak.&lt;/em&gt; Paparnya ringan. Kepingin rasanya menengok yang saru tak bersarung itu seperti apa. Tapi saya malu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya ia mengajak ke warung yang langganannya. Ah saya ditraktirnya semangkuk sop yang selama ini sering dibanggakannya. Ingin hati menambah, tapi lambung sudah tak kuasa. Kemudian kami mengobrol lagi. Maksudnya saya yang banyak bicara sedang ia selalu sopan merespon dengan senyum dan anggukan. Tipe pendengar sekali ternyata. Tak terbayang kalau konon kabarnya ia seorang pengiseng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama melihat saya dan salaman, ia bilang; &lt;em&gt;Saya kira tinggi mas!&lt;/em&gt;   Dan kepingin juga saya bilang padanya; &lt;em&gt;saya kira kamu besar man! &lt;/em&gt;Karena ternyata huruf a nya tidak cukup satu tapi harus ada tiga. Dan siang ini memang siang yang benderang ya man. Meski di penghujung kamu sudah tak nyaman duduk di atas bangku. Maaf bukan saya tidak mau cepat pamit, tapi... ruang &lt;em&gt;komando &lt;/em&gt;mu benyamin sih. Bersih, nyaman dan indah!... :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Makasih ya &lt;a href="http://abhicom2002.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color: #ffcc66;"&gt;Man&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, terima kasih untuk percikan ilmu, sop dan tentu senyum hangatnya.&lt;/em&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/109532824899265709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=109532824899265709&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/109532824899265709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/109532824899265709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2013/01/teman-saya-et.html' title='Teman Saya: E.T.'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-111563292413195037</id><published>2013-01-30T09:54:00.004+07:00</published><updated>2013-01-30T09:54:59.450+07:00</updated><title type='text'>Brangasan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSnois-2B1KKHAoS1g_e4i2u-O9om7WsI2yyecrds_bY6RE9IVP" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSnois-2B1KKHAoS1g_e4i2u-O9om7WsI2yyecrds_bY6RE9IVP" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;... Brangasan adalah perilaku kasar, tak sabaran , ringan mulut, ringan tangan, dan ringan tindakan tanpa pertimbangan dan jauh akal dari arif. Brangasan adalah sifat yang menjadi salah satu dasar perilaku manusia. Sifat itu (brangasan) boleh jadi karena faktor keturunan (genealogi), tetapi juga terbentuk karena pengaruh lingkungan, pendidikan dan kebiasaan-kebiasaan kemanjaan hidup yang dibangun karena dominan materi dan kekuasaan yang berlebih (tak proporsional)...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Suka Hardjana di kolom &lt;a href="http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0505/08/naper/1733980.htm"&gt;asal-usul&lt;/a&gt; menulis soal sikap &lt;em&gt;semau gue&lt;/em&gt; yang sangat umum ditemui pada pemakai jalan di Jakarta. Sebenarnya istilah semau gue agak kurang pas. Karena itulah, Suka Hardjana lebih senang meminjam istilah dari bahasa Jawa &lt;em&gt;brangasan&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat peristiwa minggu lalu, saat berangkat kerja. Seorang anak muda ber&lt;em&gt;bebek&lt;/em&gt; berusaha menyalip motor yang saya kendarai. Posisi saya sendiri di sebelah kanan mobil-mobil yang antri dalam kemacetan. Kecepatan laju pun tak seberapa. Di depan melaju bebek pula. Tak ada sedepa jarak ban belakangnya dengan ban depan saya. Meski begitu, anak muda berbebek ini ngotot mau menyalip. Walhasil saya terpepet ke kiri. Kemudi hampir saja menyenggol spion sebuah kijang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat tanggung kalau mengurangi kecepatan. Keseimbangan akan hilang bila kecepatan mendadak dikurangi. Karena itu saya tetap melaju dengan kecepatan semula. Dari arah depan sebuah angkot melintas. Memaksanya mengerem dan balik ke posisi semula mengekori saya. Setelah angkot lewat ia mencoba menyalip lagi. Hendak memaksa mengambil lajur lintasan kendaraan saya. Lagi-lagi tak berhasil. Setelahnya jalan agak lengang, dan saya tak melihatnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Mungkin kita kerap mengalami hal yang serupa tapi tak sama, di jalan-jalan Jakarta yang padatnya tidak terkira-kira. Dan cuma sabar obatnya. Kalau meminjam istilah Ki Ronggowarsito, &lt;i&gt;eling lan waspodo.&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Ah, mudah-mudahan banyak biker yang tak &lt;i&gt;brangasan&lt;/i&gt; lagi.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/111563292413195037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=111563292413195037&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/111563292413195037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/111563292413195037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2013/01/brangasan.html' title='Brangasan'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-112865961116642104</id><published>2013-01-30T09:44:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T09:44:18.106+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQLhaoumYEIEmpwXJhElfwtS0UHmxYdQrprPGbxCnRV4VgeVRGW_Q" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQLhaoumYEIEmpwXJhElfwtS0UHmxYdQrprPGbxCnRV4VgeVRGW_Q" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kemacetan di simpang 'ruwet', telah menghalangi saya bertemu bedug maghrib di beranda rumah. Saat saya melintas ambang pintu, azan sudah lenyap gaungnya. Sebuah tas kresek hitam besar teronggok di kursi, menyambut saya dengan tanda tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Itu kripik pisang pesanan kak meiske",&amp;nbsp;&lt;/em&gt;jelas ummi pada saya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Rumahnya ibu itu ternyata di Gunung Sindur, dekat ke BSD. Kalau jualan ke sini untuk ongkos angkot habis tujuh ribu",&lt;/em&gt;&amp;nbsp;tambah ummi. Sekelebat sedih melintas. Sejenak diam mengisi ruang. Hanya celoteh penyulih suara spongebob dan patrick memantul-mantul di langit-langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Aku ini potongan tempat curhat ya bhi?",&lt;/em&gt;&amp;nbsp;kata ummi &amp;nbsp;lirih. Saya jawab dengan senyum, pengakuan ini sudah yang kesekian.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ibu itu tadi cerita, suaminya kawin lagi, tapi sekarang sudah balik sih",&lt;/em&gt;&amp;nbsp;jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Anaknya berapa?"&lt;/em&gt;&amp;nbsp;tanya saya ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Anaknya dua, satu masih esde, satu lagi kelas dua esempe di pesantren",&amp;nbsp;&lt;/em&gt;tegas ummi&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ibu itu cerita:...'kemarin saya jualan kelilingnya kesorean karena macet di jalan bu, sebelum berangkat sudah saya siapin telor dicabein. Saya pulangnya jadi kemalaman. Sampai di rumah anak saya nangis. 'Ibu jangan pulang malam-malam lagi ya... Saya sedih bu'.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;Lagi sekelebat sedih melintas, perih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu ini, adalah pedagang keliling yang sering berjualan di kompleks. Pagi terlihat menawarkan kripik pisang, siang hari tampak menyunggi seikatan sapu lidi. "Sapu... sapu..." Suaranya nyaring menyelusup labirin jalan. Kehidupan menyimpan sejuta cerita, dan kita pun juga sedang merajut kisah kehidupan masing-masing. Yang terpenting bukan bagaimana jalan ceritanya. Tetapi bagaimana melakoni cerita itu. Mudah-mudahan kita bagian dari orang-orang yang sabar. Amien</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/112865961116642104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=112865961116642104&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/112865961116642104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/112865961116642104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2013/01/kemacetan-di-simpang-ruwet-telah.html' title=''/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-113972292224796452</id><published>2013-01-30T09:35:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T09:35:34.392+07:00</updated><title type='text'>Melewati Jalan Itu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ3_T_v1-glMNBRw3sLuZuXd5TVgpVPF-MWwaNGz6DfKYTq5YxmOg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ3_T_v1-glMNBRw3sLuZuXd5TVgpVPF-MWwaNGz6DfKYTq5YxmOg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Melewati jalan itu, terentang kisah pada sepanjang tepiannya. Kisah tentang pelajaran kesabaran dan kepekaan akan tanggung jawab. Satu waktu ruas jalan itu rusak berat. Aspalnya berlubang-lubang besar lagi dalam. Seakan mengancam pengendara yang tak awas dan ugal-ugalan. Panjang antrian kemacetan menjadi pemandangan rutin, pagi dan sore hari. Mungkin telah banyak sekali keluhan bahkan umpatan berhamburan seperti debu-debu yang digebah kendaraan. Tapi rasanya lebih banyak lagi yang cuma membatin, menyimpannya dalam hati, diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian jalan diperbaiki. Manajemen proyek yang tak rapi, membikin kemacetan makin menjadi-jadi. Pengendara hanya bisa pasrah saja. Menghibur diri dengan harapan perbaikan segera selesai. Ketika jalan selesai diperbaiki, perjalanan normal kembali. Meski jalanan dari beton sebagai pengganti aspal memberi tantangan baru. Berupa tanjakan kecil yang membuat rem kendaraan harus diinjak. Tak apalah, toh dalam kehidupan tak ada yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/113972292224796452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=113972292224796452&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/113972292224796452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/113972292224796452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2013/01/melewati-jalan-itu.html' title='Melewati Jalan Itu'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-3184686642330215093</id><published>2013-01-30T09:30:00.001+07:00</published><updated>2013-01-30T09:30:49.396+07:00</updated><title type='text'>Orang Baik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.glassdoor.com/blog/wp-content/uploads/help.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="234" src="http://www.glassdoor.com/blog/wp-content/uploads/help.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja, laju roda dua yang saya kendalikan tersendat-sendat. Mesinnya terbatuk-batuk beberapa kali. Seketika pikiran saya bekerja. Wah bensinnya habis, gumam saya dalam hati. Upaya memutar kran bensin ke arah res, membantu sedikit meneruskan perjalanan. Sebelum akhirnya pas menjelang lampu merah, mesin mati. Coba membuka tangki dan mengocoknya. Tak terdengar suara goncangan benda cair. Semakin kuat dugaan bensin telah tandas. Coba beberapa kali kaki menendang pedal starter dengan posisi choke terangkat, tapi tak juga keluar deruman suara mesin. Bensin sudah tak bersisa, pun hanya sekedar untuk meletupkan nyala mesin waktu distarter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan sedikit membuncah ketika bertanya pada tukang tambal ban. Di seberang lampu merah ada penjual bensin eceran. Berbekal harapan yang meletup, roda dua didorong. Tidak ada, begitu jawab pemilik tambal ban di seberang. Harapan yang telah meletup surut kembali. Tiga ratus meter dengan dengan dua tanjakan menghadang sebelum pom bensin berada. Sebuah olah raga yang lumayan. Sudahlah, lanjutkan dengan mesin mati meluncur mengikuti gravitasi jalan yang menurun. Dan akhirnya berhenti, tepat dibelakang taksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba distarter lagi, tak jua mau hidup. "Kehabisan bensin pak?" Tanya sebuah suara lantang. Kontan saya menengok dan mengiyakan. "Ada botol, ada botol pak?" Ujarnya dengan mata mencari-cari. Saya yang belum hilang dari kekagetan, mencoba membantu mencari. "Ya sudah pakai ini saja!" Putusnya, tangannya mengambil botol berisi cairan bening di atas stang. Pelan-pelan dituangnya. "Sayang!" kata saya setelah tahu cairan itu adalah thinner. Gak apa-apa, jawabnya pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan botol bekas air mineral itu ia kucurkan bensin di motornya, lalu dipindahkan ke motor saya. "Makasih mas...makasih banyak!" ujar saya sembari menyalami. "Sama-sama pak! Saya juga pernah kehabisan bensin dan ditolong orang!", jawabnya ringkas. Lalu ia pamit meneruskan perjalanan. Saya sempat tanya namanya, tapi kini lupa. Hanya kebaikannya saja yang tersisa di kepala. Kebaikan memang tak boleh terlupakan.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/3184686642330215093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=3184686642330215093&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3184686642330215093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3184686642330215093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2013/01/orang-baik.html' title='Orang Baik'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-8395381380288166554</id><published>2011-03-29T02:17:00.002+07:00</published><updated>2011-03-29T02:44:31.249+07:00</updated><title type='text'>Mengubah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.geekologie.com/2009/09/16/tetris-head-1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://www.geekologie.com/2009/09/16/tetris-head-1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisan ini kita mulai saja dengan pertanyaan. Dari mana kita mulai mengubah? Cara pandang? Bukan! Kepala dan seisinyalah yang harus diubah. Mengapa? Sebab kepala dan sekalian isinya (baca: otak atau pikiran) yang menentukan bagaimana cara pandang kita. Umpama, kita mau pintar. Cara paling mudah adalah mengubah kepala kita seperti kepala teman kita yang pintar. Atau istilah lainnya "gantilah" kepala kita dengan kepala kawan kita yang pintar. Karena dengan mengganti kepala itu, akan turut berganti dan berubah pula seluruh cara pandang kita dan semua karakter, perilaku dan kebiasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi perlu diingat, perlu rujukan paradigma yang benar. Kalau tidak kepintaran atau kesuksesan yang dicapai sifatnya semu. Seolah-olah membawa kebahagiaan, namun sejatinya fatamorgana. Di sinilah pentingnya paradigma yang menghindarkan manusia dari kesia-siaan. Menghindarkan dari kehidupan yang seolah-olah. Seakan-akan bahagia, namun jiwa senantiasa resah dan dahaga. Dalam keramaian namun merasa terasing. Dalam keberlimpahan tapi merasa tak berarti. Dalam hubungan sosial yang intens, tetapi semu dan janggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemuanya kembali pada satu pertanyaan: untuk apa kita hidup? lebih jauh lagi, mengapa kita diciptakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pertanyaannya demikian, tentu saja yang mampu dan berhak menjawab adalah Sang Maha Pencipta. Lalu di mana jawaban itu tertera? Tentu saja dalam kumpulan firman-firman Nya. Mari kita periksa! Wassalam</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/8395381380288166554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=8395381380288166554&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/8395381380288166554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/8395381380288166554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2011/03/mengubah.html' title='Mengubah'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-5324391890269399433</id><published>2009-07-30T23:02:00.006+07:00</published><updated>2011-03-14T13:33:01.807+07:00</updated><title type='text'>Mulai dari Akhir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://almuhajir.files.wordpress.com/2009/03/which-way.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 168px;" src="http://almuhajir.files.wordpress.com/2009/03/which-way.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Kalau membaca kredo di atas, saya jadi ingat supir taksi. Ketika kita duduk, yang ditanya pertama adalah kemana tujuan kita. Setelah itu, kalau supir taksinya termasuk yang kooperatif dia akan tanya lewat mana? Kalau dia lihat kita agak bingung, dia akan kasih gambaran dan saran. Lengkap dengan konsekuensi dan resiko tiap alternatif pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata demikian pula dalam menjalani hidup. Perlu kita tanya ke hati kita, kemana tujuan hidup kita? Dari sinilah hendaknya kita memulai (kembali) kehidupan kita. Setelah tujuan kita jelas, gamblang dan terang. Kalau tidak, sangat mungkin perjalanan kita banyak menemui ketidakjelasan yang tak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai menentukan tujuan, ternyata perlu juga ditimbang-timbang. Maksudnya, pengalaman hidup, lingkungan, bacaan, pendidikan, pergaulan, dlsb-nya sangat berpengaruh terhadap penentuan sebuah tujuan. Di sinilah pentingnya sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;paradigma, mindset dan value&lt;/span&gt; yang tepat, yang tidak keluar dari keyakinan yang hakiki tentang penciptaan dan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal ini, mungkin lain waktu saya coba menuliskannya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/5324391890269399433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=5324391890269399433&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/5324391890269399433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/5324391890269399433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2009/07/memulai-dari-akhir-kalau-membaca-kredo.html' title='Mulai dari Akhir'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-3111379111289138311</id><published>2008-09-15T22:25:00.002+07:00</published><updated>2011-03-14T12:26:15.072+07:00</updated><title type='text'>Cahaya Namanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_E4OpXB1NcdE/SM6Eoey8cvI/AAAAAAAAAAQ/1v7_AjAIPaQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_E4OpXB1NcdE/SM6Eoey8cvI/AAAAAAAAAAQ/1v7_AjAIPaQ/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246276446929580786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Cahaya namanya - tentangnya pernah saya tulis beberapa purnama lalu. Gadis ke berpipi gembil yang dahaga bermain. Sorot bening matanya, tentu saja belum pernah membayang masa depan itu apa dan seperti apa. Demikian juga dengan pikirannya, belumlah melalu gagasan melukisi kanvas masa datang. Melalui gagang telpon, ummi najla beroleh cerita kalau ayahnya menyuruhnya menghafal rukun islam dan iman dengan berdiri. Senyampang ujian tengah catur wulan memang menjelang. Seketika ingatan saya meloncat ke belakang. Teringat jaman esde 30-an tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--oOo--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah jangan pak! Nanti dia malah gak mau belajar! Saya dengar ummi berujar demikian setelah bertukar kalimat dengan seorang bapak di muka rumah. Saya mencuri dengar dari dalam rumah. Bapaknya permata bilang 'dikerasi saja si permata itu!'. Makanya saya tadi bilang seperti itu, papar ummi menerangkan. Selepas berbuka puasa telpon berdering. Terdengar suara yang mengaku sebagai ibu dari permata. Saya angsurkan gagang telpon ke ummi. Lalu terdengar pembicaraan tentang nilai latihan matematika permata yang 'cuma' enam. Panjang lebar ummi menjelaskan kalau itu cuma latihan untuk melihat sejauh mana pemahaman anak-anak terhadap materi yang telah dipelajari. Di bagian mana mereka masih belum mengerti. Dan kelemahan apa yang masih ada pada mereka dalam mengerjakan soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--oOo--&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu catatan yang coba saya pahami dari dua kejadian tak berselang lama tersebut adalah bagaimana orang tua bersikap dan berlaku kepada anaknya sangat terpengaruh oleh bagaimana penilaiannya dan bagaimana persepsinya terhadap anak tersebut. Saya berharap tidak sedang dalam posisi itu. Dan saya selalu bermimpi, saya menjadi 'si ransel' dalam kartun Dora The Explorer, baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda?...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/3111379111289138311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=3111379111289138311&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3111379111289138311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3111379111289138311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2008/09/cahaya-namanya-cahaya-namanya.html' title='Cahaya Namanya'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_E4OpXB1NcdE/SM6Eoey8cvI/AAAAAAAAAAQ/1v7_AjAIPaQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-5544730965178405885</id><published>2008-05-06T14:15:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:26:40.982+07:00</updated><title type='text'>Ingat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/53/79/18537949/42-18537949.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 97px; height: 150px;" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/53/79/18537949/42-18537949.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siang tadi di masjid sebelah ada banyak orang berkumpul. Ternyata di dekat mihrab ada keranda bertutup kain hijau dengan kalimah tauhid di tersemat di atasnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Innaa lil laahi wa inna ilaihi raaji'uun.&lt;/span&gt; Kematian terasa begitu jauh, karena kita tak menyempatkan untuk mengingatnya. Padahal kematian begitu amat dekat karena bisa saja hadir setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat, pada diri saya sendiri...&lt;br /&gt;&lt;i&gt; "Manusia yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya menghadapi kematian". &lt;/i&gt;Demikian bunyi sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/5544730965178405885/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=5544730965178405885&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/5544730965178405885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/5544730965178405885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2008/05/ingat-siang-tadi-di-masjid-sebelah-ada.html' title='Ingat'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-62125818831203984</id><published>2008-04-07T18:26:00.002+07:00</published><updated>2011-03-14T12:27:16.541+07:00</updated><title type='text'>Rumput Teki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/19/22/66/19226658/42-19226658.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px; cursor: pointer; height: 128px;" alt="" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/19/22/66/19226658/42-19226658.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Benih rumput mengharap desau angin untuk menggebahnya dari tangkai. Mendamba dekapan sejumput tanah&lt;span style="font-size:0pt;"&gt; &lt;/span&gt;untuk mematangkan lembaga. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Merindu titik-titik air untuk bersemi. Serta rentangan lengan sesama untuk bertahan. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Apatah lagi kita, manusia.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Saya ingin berubah." Katanya sesenggukan. "Saya ingin menjadi baik. Saya ingin keluarga saya juga ikut jadi baik. Saya ingin lingkungan sekitar rumah saya ikut baik” ungkap si bapak dengan isak tertahan. Banjir air mata membasahi pipinya. Jatuh ke baju koko putih sederhana miliknya. &lt;span lang="FI"&gt;Beberapa ibu ikut menitikkan air mata. Tak kuasa menahan haru yang membiru. Seakan merasakan hal yang sama dengan bapak itu. Itulah sekelumit ungkapan kesan seorang peserta di akhir pelatihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Dua hari bersama belajar untuk berubah, menjadi waktu yang singkat. Ketika pertautan antar pribadi mulai melarut, perpisahan harus terjadi. Mereka, peserta pelatihan ini sangat beragam. Ada yang dari Muntilan, Semarang, Cilacap, Bandung, Jakarta, dan Lampung. Serta beberapa kota-kota lain juga kota kecamatan yang semua tak saya hafal. Usianya, sebagian besar masih muda, tapi ada juga yang paruh baya dan menjelang senja. Pendidikannya macam-macam. Ada SMA, beberapa sarjana, juga &lt;span style="font-size:0pt;"&gt;&lt;/span&gt;doktor statistik &lt;span style="font-size:0pt;"&gt;&lt;/span&gt;dan magister kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Semua antusias dan bersemangat. Dan saya makin tersengat oleh semangat mereka. Menyimak &lt;i&gt;sharing dan &lt;/i&gt;riuh diskusi. Karena belajar, lebih menyenangkan saat hati riang.  Ketika penat datang dan jenuh menyerang, saatnya bersama-sama menyegarkan suasana. Usir kantuk, enyahkan bosan. Hadirkan gembira dan senang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Pelatihan, pada dasarnya adalah belajar bareng-bareng. &lt;i&gt;Sharing &lt;/i&gt;bareng-bareng. Saling memberi dukungan. Saling menularkan. Apa yang ditularkan? Motivasi, kegembiraan, semangat dan pengalaman. Tak ada yang jadi guru. Karena semua guru, sekaligus murid. Apa yang dipelajari? Bagaimana menjadi orang baik. Apakah sekarang belum baik? Tentunya sudah, tapi bagaimana baik itu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Semua orang tentu mau menjadi baik. Sebab tak ada orang yang mau, apalagi  disebut tek baik. Tapi manusia punya beragam sisi dan tak semua sisi jernih. Ada saja yang hitam, abu-abu atau berdebu. Karena manusia itu dhaif. Lemah. Karenanya perlu bersama-sama berkumpul untuk &lt;span style="font-size:0pt;"&gt;&lt;/span&gt;melapangkan kesadaran, menebalkan motivasi dan mengokohkan niat. Sebab manusia butuh manusia lainnya. Tak semua bisa dilaksanakan mandiri. Tak seluruhnya bisa dimunculkan dan ditumbuhkan sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Dan jika kesadaran itu telah bersemi, selanjutnya jangan alpa menyirami. Agar tidak, &lt;span style="font-size:0pt;"&gt;&lt;/span&gt;tiga hari tumbuh lalu mati. Seperti bunga rumput teki. Selalu bertahan hidup meski terinjak kaki, tak berbilang kali. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Cakrawala terima kasih untuk semua saudara yang sudi berbagi dengan riang dan lapang.07042008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/62125818831203984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=62125818831203984&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/62125818831203984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/62125818831203984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2008/04/bunga-rumput-teki-benih-rumput.html' title='Rumput Teki'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-4982307947682196712</id><published>2008-01-09T23:09:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:27:40.184+07:00</updated><title type='text'>Menjadi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/14/61/34/14613490/S0193-77.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 154px; height: 151px;" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/14/61/34/14613490/S0193-77.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span&gt;udahkah manusia? Rasanya belum. Mungkin masih dalam proses memanusia. Berarti masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan. Dan takkan mungkin selesai hingga nafas terakhir.&lt;br /&gt;Namun yang terpenting, selalu berada dalam proses memanusiakan diri. Apa sih manusia itu? Salah satunya adalah makhluk yang tak sempurna. Tempat salah dan khilaf berada. Kesadaran akan dua hal itu, diiringi dengan kesadaran untuk menjadi baik, dan lebih baik yang semestinay dijalankan.  Mudah-mudahan, saya sudah berada di situ.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/4982307947682196712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=4982307947682196712&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4982307947682196712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4982307947682196712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2008/01/menjadi-sudahkah-manusia-rasanya-belum.html' title='Menjadi'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-2821730977077164517</id><published>2007-12-30T23:38:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:36:13.081+07:00</updated><title type='text'>Patuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvTV0hDhToLmA74lyr19_DbZXL47J0UHy_sH6BGBf8ZcrDoGd8"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 196px; height: 130px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvTV0hDhToLmA74lyr19_DbZXL47J0UHy_sH6BGBf8ZcrDoGd8" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Adab tertinggi itu patuh!!&lt;/span&gt;" demikian disampaikan  Abang  di selasar suatu siang. Saya coba menangkap dan mencerna. Tetap saja sulit menyelami kedalamannya. Hanya duga menduga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setelah patuh, ikhlas akan hadir sendiri, mengiringi&lt;/span&gt;". Jelas Beliau menambahkan. Sebab ikhlas bukan kita yang menentukan. Hadirnya seperti karunia. Turun dengan kehendak-Nya. Meski untuk itu, usaha adalah sebuah keharusan.&lt;br /&gt;Nah, usaha itu adalah berupaya taat dan patuh. Kira-kira demikian inti yang disampaikan Abang.&lt;br /&gt;Saya teringat diri sendiri. Tentang kadar ketaatan saya yang baru seolah ilalang. Tak teguh dan mudah bergoyang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/2821730977077164517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=2821730977077164517&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/2821730977077164517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/2821730977077164517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/12/patuh-adab-tertinggi-itu-patuh-demikian.html' title='Patuh'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-7809953369756588183</id><published>2007-12-16T17:05:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:39:22.361+07:00</updated><title type='text'>Halte</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTRJWCX4TyiZke7Skje-Lky-P4_-RWeltKQXEMuzbP_HPoHD19vhg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 125px; height: 103px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTRJWCX4TyiZke7Skje-Lky-P4_-RWeltKQXEMuzbP_HPoHD19vhg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah perjalanan, kita berhenti di halte untuk bersiap ke perjalanan selanjutnya. Sebuah halte telah menanti akhir dari perjalanan saya kali ini. Dan perjalanan selanjutnya telah menanti. Bagaimana kondisi perjalanan itu? Saya belum tahu. Satu yang harus selalu saya laksanakan, semata-mata patuh. Itu saja</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/7809953369756588183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=7809953369756588183&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/7809953369756588183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/7809953369756588183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/12/halte-setelah-perjalanan-kita-berhenti.html' title='Halte'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-3993144723016179301</id><published>2007-11-08T11:08:00.002+07:00</published><updated>2011-03-14T12:44:18.883+07:00</updated><title type='text'>Kosong</title><content type='html'>&lt;a href="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/96/50/18965098/42-18965098.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 100px; height: 136px;" alt="" src="http://cachens.corbis.com/CorbisImage/170/18/96/50/18965098/42-18965098.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kosong. Sepi. Namun ada yang bergemuruh di sini. Jauuuh di dalam. Namun deburnya, terdengar nyaring di telinga rasa.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Gundah. Resah. Namun ada setitik tenang melayang. Tinggiii timbul tenggelam. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bila dua kutub dirumahkan jadi satu. Hingar bingar pertikaian takkan pernah benar-benar sunyi. Sampai yang satu mengalahkan yang lain. Tetapi bagaimana kalau tuba yang mengenyahkan susu. Binasalah rasanya. &lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/3993144723016179301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=3993144723016179301&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3993144723016179301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3993144723016179301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/11/kosong-kosong.html' title='Kosong'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-4349266735799771608</id><published>2007-11-08T10:52:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:43:52.794+07:00</updated><title type='text'>Lebih Baik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRAjq23JUCJSPcfL5PZ48kkgK9nGTXtxUNDrJGbETZZueMg2A2mKw"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 171px; height: 108px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRAjq23JUCJSPcfL5PZ48kkgK9nGTXtxUNDrJGbETZZueMg2A2mKw" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pencapaian-pencapaian agung insani, pastilah diawali dari sebuah langkah kecil. Bahkan, setelah berbilang tahun kemudian terdengar remeh. Misalnya kisah tentang asal muasal hukum gravitasi ditemukan. Cerita tentang hukum archimedes dan banyak contoh lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sekedar contoh pencapaian agung di bidang sains. Masih panjang daftar kalau kita sebutkan contoh-contoh di berbagai bidang kehidupan lainnya. Namun ada satu pencapaian yang menurut saya layak pula disebut agung. Pencapaian itu adalah &lt;em&gt;menjadi lebih baik&lt;/em&gt;.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Menjadi lebih baik &lt;/em&gt;tidak harus dimulai dengan langkah besar. Sebuah langkah kecil dan sederhana bisa membawa ke pencapaian itu. Langkah itu adalah setitik niat tulus yang terjaga kerdip cahayanya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/4349266735799771608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=4349266735799771608&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4349266735799771608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4349266735799771608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/11/menjadi-lebih-baik-pencapaian.html' title='Lebih Baik'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-6234666465318852680</id><published>2007-11-08T10:22:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:47:31.385+07:00</updated><title type='text'>Uang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQPDxAQDxAQEBAQDxAPFA8SEBAPEBAPFBAVFBUQEhQXHCYeFxkjGRQUHy8gIycpLCwtFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOFw8PGikkHSQpKSkvKiwpLCksKSkpLC0pKikpLC4pLCwsKSkpKSosKSwpKSwpKSosLCwpKS0pKSkpLP/AABEIANgA5gMBIgACEQEDEQH/xAAcAAEAAQUBAQAAAAAAAAAAAAAABgECBAUHAwj/xABFEAABAwICBQkECAIJBQAAAAABAAIDBBEFIQYSEzFRByJBQlJhcYGRFTKhsRRicoKSosHRI1MWJDRDY7LS8PEzc8LD4f/EABkBAQADAQEAAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBf/EACURAQACAgEEAwACAwAAAAAAAAABAgMRIQQSMUEiUWEycRNCUv/aAAwDAQACEQMRAD8A7iiIgIiICIiAiIgIiICIiAitc8DerBUt4oPVFZHKHC4V10FUVLqmuOKC5FYZRxCq14O7NBciIgIiICIiAiIgIiICIiAiIgIiICIiAiLxqKoRglxtZB6krCq8UbHlvJ3AZk+S050hFRNsI3hrtUuvvJAOdhxzWbBSNZmLlx3uObj58PBRtaIebmySm7yWN7APOPiehZMcYaLAWAVyKFmJi1XLFC51O0OeC3mlpcSL2NhxzC1dMyvmsZagQN4Naxz/AEtYeZW/RUmu58yrNImdsWmoy22tLNKeL5MvRtgspEVojS0RoWFiGkApCwOY5zX62bSLtIt0Hf6rNUe0yivHGeEhHq3/AOLPLaa1mYUyTMVmYb+g0lgnsGSAOPUfzHfHf5LZgrkBatphmks1PYBxewf3b7kW7jvCwp1f/UOaub7dMRafB9JYqmzQdSS3/Tda/wB09ZbgLsraLRuG8TE+BERWSIiICIiAiIgIiICIiAiIgKJ6eVOyp3PLtUDLxPAcSpDieJMp4nSymzGjzJ6GgdJK43pXpG6seXyGzB7kfQxv+riVlkyRXj2ra/aiVNpRJDWRVAJtFIH6vabuc0+LSR5r6GpqhsjGSMOsx7Wva4dLXC4PoVybQvk3+lObVVbSKfeyHMOm4OdwZ8/BdbijDWhrQGtaAA0ABoA3AAbgphem/MrkRFK4iIgIiIC1GlMd6Y/Vew/MfqtusDHI9amlH1b/AISD+ipkjdJ/pW8brKClqtLV62VpC8d5ry3EEZEZ3G8FSzR/TG1oqo9zZv0f+/qosWqxzVrjyWpO4Wraa+HXg6+5VUE0V0m2REM7v4ZyY8/3Z4E9n5eG6dAr1ceSMkbh2VtFo2qiItFhERAREQEREBERAVrn2BJIAGZJ3AcVcoRyl6RbGIUzDZ8wJf3Q7rfeOXgCq2t2xtEzqNonpvpb9KlIaf4ERIYO0emQ+PR3eKx9BtF/p8hqJx/VY3WDTunkHVP1B08d3FRqhon19XFSxkjXdznWvqRjNzz4D4kLu1BQsgiZDE3VjjaGtbwA+ZO+6wpXc90q467nul7gKqoi2bq3S6oiCt0urXvDQSSAALknIADpJUNxrlBDSY6Jm2du2zriIH6o3v8AgPFRMxHlE2ivlNFq6vSelhylqoGkdG1a4jxDbkLl9eKqsN6ieRwPUB1Ix3ajbD1WM3RPJYznrDGc8enTm6eUBNhWQk+En+lZ0uJQzxSBksbtaN4ycBvaRuK5CzRezrqR0NPqNAWd+oiI4UtnZCoQrlRec5FhCscF6kKxwUpeDgproZj+uPo8h5zRzCeswdXxHyUNcFSKYxva9hs5rg4HvC2xZJpba9Lds7dfCLCwfERUQslblrDMdl4yI9Vmr14ncbh2iIikEREBERAREQec0oY1znGzWtLieDQLkr590sx01E8sxvz3XaD1WDJrfQBdc5ScT2FA9oNnTuEI+ybl3wBHmuA4tPmsMnNoqzvzOnTORzB7Rz1rhzpHbCM/UZm8jxcQPuFdIWl0Lodhh1HHbPYMee9zxrk/mW6WkN6xqBES6JERWyNuCOII9RZBBdIcSdVvLAS2nabBv80g++/iOAWHDSNbuAWRJEWEtcLFpsR4JCwvNmNc88Ggn14LyL3teeXm2ta08qBqqtrS6NSvzkLYhw953oMh6rbUuj0LMy0yHi83H4dyvXpr2/F64bSi0UJebMaXHg0F3yWdFgMzupq/acApaxoAsAAOAFh6K666K9JX3LaOnj3KLf0Zl4s/Ef2XhLgEzeprfZcCpfdLq09LT9WnBVAJGFps4EEdBBB9CvMhTyromSiz2g9/WHgVFMWwd0BuOdGTk7geDv3XNlwWpzHMOe+Ka8tW4LycF6leblhDJI9BcT1JXQOPNlGs3ukaN3m3/Kp6uPQVBikZI3exzXDyN112CYPY17dzmhw8CLr0ulvuuvp1Yp3GnoiIutsIiICIiAiKhQct5Xa+88EN8o4nSH7T3W+TPiuQYg67iuico0+viNRwYI2fhjH6krnNc3nHzXNE7vLH3L6Ww2wghtu2MQHhs2rJutPonXCegpJB008YPixoYfi1bZbOpW6XVFS6C66K26XQeU1FG83fGxx4loJXqxgaLNAA4AAD0CXS6ahC66oqXVLolddLq26XQXXVLql0ugrdWyxhzS1wBDhYg7iEul0QhWL4eYJC3e05tPFv7jctc5TXHaPawut7zOe3j3jzHyUKcV5ebH2W/HDkp22eL10rQ2q2lFFfMx60Z+6eb+UtXNHlTfk5mvFOzsyNd+Jtv/Fa9NOr6Tin5JgiIvSdQiIgIiICFFQoOD6YO1sRrP8AvuHoAP0ULxOOzlNdM26uJ1g4zE+rWlRrE6e4uFxROryw9ugcjeNh9NLSOPOgeZGD/CkOdvB9/wAS6JdfOWjWOOoKuOobc6ps9vbiOTmemY7wF9B0NeyeJk0Tg+ORoc1w6Qf16D4Lqh0VnhlXS6s1kui6+6pdWXS6C+6pdW3S6C66XVl0uguul1ZrJdBfdUurbqmsgvul1ZrKmsgvuoFiMOzlkZ0Ne4Dwvkp1rKG6R5VD+8MP5AuXqo+MS588cRLUvKmHJs/nVA7oz/mChryplyaN/tJ74x8HLDp/5wwx/wAk5REXqOsREQEREBCiIOKcptPs8TkNrCSOKQd/N1SfVpUaLNYWXQuWTDv7LUgduBx/Oz/2eoXPInrhyRq0sLRy0mIUWqbhSDQTTp2Hu2U13Ur3XIGboXHfIwdI4t6ejPfSWnDwtNWYWRuWlMn2mttPoGkrWTMbJE9skbxdr2m4I/30L2uvn3BNIaigeTTvIBPOjcNaN/i3j3ixU/wvldicAKmF8Tul0f8AFZ42ycPittt4vDoV01lGI+UShcL/AEi3cY5AfkvOblIox7r5Hng2J/zNgp3CdwlWsmsoHUcpmtlT0rjwdK8NH4W3+YWunxqtqcnSmJp6kQ2f5ve+KpbJWvlSctYT3Esfgph/Gla09j3nnwaM1EMW5SZDcUkFh/MmzPiGA5eZ8lrqXA2jN2ZOZJzJPes80LbWsFzW6mPTGc/0jbuUSva+5lbv9wxM1PCwH6rpmi2kQrqZswGo4EskZvDZBa9u4ggjx7lybSOlDXZKd8mGHuio3PeCNvKXtH1GtDQ7zN/Ky6KW7o20x2mU01k1l56yprLRs9NZNZeRcmug9NZQ7SGS9Q/u1R6MClheoJXVOvI9/acT5XyXN1M/GIYZ54iGM9y6BybwWppH9uYjya0D5krnT3rruitFsaKBhFjqB5H1nkvI+NvJZ9NX5bZYo5226Ii9B0iIiAiIgIiINBp1g/0ugnjaLva3asHF8fOAHiLjzXBoXr6XIXBtPcB+g10gaLRTXmj4AOdzmeTrjwIXPmr7Z3j21sT1kBodvWvikWZFIuOYYypJhTXdC8v6PgrPZIsqC7iGtzJIAA6STYJ32hG5auLR4LPgwRo6FnOhcz3mOb4tI+aq16ra9vaszKsFE1u4BZTbDcvASL1ja53utc77LSVlzKPL1Dl4VVYGNJJWZFg8z9+rGPrG7vwhbOiwKKIhxG0eOu/Ox+q3cFvTp7W8r1xWnyjGGaIuq5BLUgsgBuIzk+Xut1W/NT1lgAAAABYAZAAbgAvPXTXXoVrFY1DrrEV8PXWTWXjrq3XUrbe+sqa68ddUMmWZt0oMbG63ZwkD3n8wfqfRQ171m4xiW2kJHut5rfDpPmtW968/Nbvs48lu6WfgeHmpqYYRuc8F3cxubj6BdpaLAAZdyg3Jpg9mPqnDN944/sA853mRb7qnS68FO2u/ttjjUCIi6GgiIgIiICIiAozp9ov7QpHNYP48V5IjxdbOO/Bwy8bKTJZRMbjQ+Y2uLSWkEEEgg5EEZEELKjkU85UtCS0ur6Zpsc6iNvQf54HDtevFc5ilXFempc9o02D6iwusSk0g2crD2ZGn0cCkkl2lR2rdZxU46xJWH0IXfMhebo2ne1p8WgrEoKnXhid2oo3eZYCV7a66nQ9Axo3NaPBoCv11j66GRB7a6a6xy9U2iG2RtFTaLH2ibRSbe+0VC9eBkVrpbC5IAGd0GRrqP41jWteKM5ddw6fqgrFxTHzJeOE2ZmHSbi7ubwHetSX2XJmy/wCtWN7+oejpFlYHhLqyoZCy4Bze7sRje79u+y18bXSOaxgLnOIa1ozJJ3ALsGh2jIoYbOsZ5LOkdvsehje4LPFj7p/FKV3LdUtM2KNsbBqsY0NaB0NAsF7Ii9F0iIiAiIgIiICKl01kFUVpkHFWmoaOkILnsBBBAIIsQcwQeghcd5QeTs0pdVUjSackufEBcwcXDjH8vBddNYztD1Xm/EY+lw9VW1YtCJjb5qEmS0tb7y7Fpryfwya0+HuYx5u51NcNjcekxHqn6u7hZcdxKNzHlr2lrgbEEWIKxrWayziunYNFarXoaV3+C0eYFv0W02iimgVTrUEQ6Wukb6PJHwIUh2i2X2yDIqbRY20VNohtkmRU2ixtqqbREbZO0VDIsYyq0yobZW0VrnXBBzBFrdyxzKrdqhtG6uLZPczoBy8Du+C8I2ukc1jGl73HVa1ouXE9AC31TgklZLGyAN1zcHWOq0NGesT3d3FdE0W0MioG6w/iTuFnTEbh2WDqj4lcn+CZt+M4puWLoVoWKNommAdUuHcRC0j3G9/E+Qy3y1EXXWsVjUNojQiIrJEREBWPkA3q9aTH9fV5iDKqMZYzpWqrNMo2dIUTrNpne91DsWfJrHfZB0Kq5RQN3zWpqOUd3QuePc7purLonSazcoUh6ywpdOJT1iosiCQSaXynrn1Xi/SiU9Y+q0qINm7H5T1j6qMY7VGR13Znj0+q2i1tfSl25EpVyc1P9Wlb2ZyfJzG/qCpXtVyCKmkZfUe9t+y5zb+hXpspTvkkPjI8/MqFJq6vJUhou5waOJIA+KwajSKnZ708fgHB5/Ldc2bhpO/PvOayI8NAUco7ZS6p06iGUTJJD4bNvqc/gtDiWmlQ+4Zqwg9kazvxH9AvBlKB/wALGxCHJV+SNSkehONukEkUjy54O0aXEklpycPI29VKDMuS4ViJp52SdDXWcOLDk4ei6aJb5jMHMHiOKvCtuGWZVTarF11iVuKMhHPdmdzBm4+A/dSptuKeudG9r2Gzmm4KzouU17XEOGYNj5KAzY0+XIcxp6Bm4jvKxEb1iY8uuUvKe0+8Fu6PTuF+91lwoL0Y9/VuoX0+i6XFo5PdcD5rMBXENFp6jaNtrWuF2ihJ1G62+wREwyERFKBWPjB3q9EGvqMGY/oWmrdCo39AUpRBzqr5NwfdWnqOTd43BddVNVBxKfQCUbmlYc2hcreqV3cxDgFa6mad7Qg4C/RSUdUrwOj0vZPovoM0LD1QvI4TGeoPRE7fPz8EkHVPoV5nB5OyV9BOwSI9Qeit9gxdgeiG3z97Gk7BVfY0nZK+gPYMXYCewYuwENvn/wBjydkp7Hk7JX0B7Ah7AT2DF2Aht8/+yJOyfRec+CSEHmn0K+hPYEXYCocBi7A9ENvlSvw1zHEFpHkploxXa1M0SGzouYb9Ld7T35ZeS6XpFoAyV92tAF+Cy8C5PoorFzQT4KEWiLQ5nN9Il5tPG5o/mEc77o6PNW0+gk7uc5ri47ybkk95Xd4cJjYLBjfRZDado3NHopIiI8OJU/J9M7qrYU3JnId66+IxwVbInbmtLyXjLWK3dHyeRM3gFTBENtdRYFHF7rQtgAqoiBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERBQtSyqiAiIgIiICIiAiIgIiIP/2Q=="&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 156px; height: 147px;" src="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQPDxAQDxAQEBAQDxAPFA8SEBAPEBAPFBAVFBUQEhQXHCYeFxkjGRQUHy8gIycpLCwtFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOFw8PGikkHSQpKSkvKiwpLCksKSkpLC0pKikpLC4pLCwsKSkpKSosKSwpKSwpKSosLCwpKS0pKSkpLP/AABEIANgA5gMBIgACEQEDEQH/xAAcAAEAAQUBAQAAAAAAAAAAAAAABgECBAUHAwj/xABFEAABAwICBQkECAIJBQAAAAABAAIDBBEFIQYSEzFRByJBQlJhcYGRFTKhsRRicoKSosHRI1MWJDRDY7LS8PEzc8LD4f/EABkBAQADAQEAAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBf/EACURAQACAgEEAwACAwAAAAAAAAABAgMRIQQSMUEiUWEycRNCUv/aAAwDAQACEQMRAD8A7iiIgIiICIiAiIgIiICIiAitc8DerBUt4oPVFZHKHC4V10FUVLqmuOKC5FYZRxCq14O7NBciIgIiICIiAiIgIiICIiAiIgIiICIiAiLxqKoRglxtZB6krCq8UbHlvJ3AZk+S050hFRNsI3hrtUuvvJAOdhxzWbBSNZmLlx3uObj58PBRtaIebmySm7yWN7APOPiehZMcYaLAWAVyKFmJi1XLFC51O0OeC3mlpcSL2NhxzC1dMyvmsZagQN4Naxz/AEtYeZW/RUmu58yrNImdsWmoy22tLNKeL5MvRtgspEVojS0RoWFiGkApCwOY5zX62bSLtIt0Hf6rNUe0yivHGeEhHq3/AOLPLaa1mYUyTMVmYb+g0lgnsGSAOPUfzHfHf5LZgrkBatphmks1PYBxewf3b7kW7jvCwp1f/UOaub7dMRafB9JYqmzQdSS3/Tda/wB09ZbgLsraLRuG8TE+BERWSIiICIiAiIgIiICIiAiIgKJ6eVOyp3PLtUDLxPAcSpDieJMp4nSymzGjzJ6GgdJK43pXpG6seXyGzB7kfQxv+riVlkyRXj2ra/aiVNpRJDWRVAJtFIH6vabuc0+LSR5r6GpqhsjGSMOsx7Wva4dLXC4PoVybQvk3+lObVVbSKfeyHMOm4OdwZ8/BdbijDWhrQGtaAA0ABoA3AAbgphem/MrkRFK4iIgIiIC1GlMd6Y/Vew/MfqtusDHI9amlH1b/AISD+ipkjdJ/pW8brKClqtLV62VpC8d5ry3EEZEZ3G8FSzR/TG1oqo9zZv0f+/qosWqxzVrjyWpO4Wraa+HXg6+5VUE0V0m2REM7v4ZyY8/3Z4E9n5eG6dAr1ceSMkbh2VtFo2qiItFhERAREQEREBERAVrn2BJIAGZJ3AcVcoRyl6RbGIUzDZ8wJf3Q7rfeOXgCq2t2xtEzqNonpvpb9KlIaf4ERIYO0emQ+PR3eKx9BtF/p8hqJx/VY3WDTunkHVP1B08d3FRqhon19XFSxkjXdznWvqRjNzz4D4kLu1BQsgiZDE3VjjaGtbwA+ZO+6wpXc90q467nul7gKqoi2bq3S6oiCt0urXvDQSSAALknIADpJUNxrlBDSY6Jm2du2zriIH6o3v8AgPFRMxHlE2ivlNFq6vSelhylqoGkdG1a4jxDbkLl9eKqsN6ieRwPUB1Ix3ajbD1WM3RPJYznrDGc8enTm6eUBNhWQk+En+lZ0uJQzxSBksbtaN4ycBvaRuK5CzRezrqR0NPqNAWd+oiI4UtnZCoQrlRec5FhCscF6kKxwUpeDgproZj+uPo8h5zRzCeswdXxHyUNcFSKYxva9hs5rg4HvC2xZJpba9Lds7dfCLCwfERUQslblrDMdl4yI9Vmr14ncbh2iIikEREBERAREQec0oY1znGzWtLieDQLkr590sx01E8sxvz3XaD1WDJrfQBdc5ScT2FA9oNnTuEI+ybl3wBHmuA4tPmsMnNoqzvzOnTORzB7Rz1rhzpHbCM/UZm8jxcQPuFdIWl0Lodhh1HHbPYMee9zxrk/mW6WkN6xqBES6JERWyNuCOII9RZBBdIcSdVvLAS2nabBv80g++/iOAWHDSNbuAWRJEWEtcLFpsR4JCwvNmNc88Ggn14LyL3teeXm2ta08qBqqtrS6NSvzkLYhw953oMh6rbUuj0LMy0yHi83H4dyvXpr2/F64bSi0UJebMaXHg0F3yWdFgMzupq/acApaxoAsAAOAFh6K666K9JX3LaOnj3KLf0Zl4s/Ef2XhLgEzeprfZcCpfdLq09LT9WnBVAJGFps4EEdBBB9CvMhTyromSiz2g9/WHgVFMWwd0BuOdGTk7geDv3XNlwWpzHMOe+Ka8tW4LycF6leblhDJI9BcT1JXQOPNlGs3ukaN3m3/Kp6uPQVBikZI3exzXDyN112CYPY17dzmhw8CLr0ulvuuvp1Yp3GnoiIutsIiICIiAiKhQct5Xa+88EN8o4nSH7T3W+TPiuQYg67iuico0+viNRwYI2fhjH6krnNc3nHzXNE7vLH3L6Ww2wghtu2MQHhs2rJutPonXCegpJB008YPixoYfi1bZbOpW6XVFS6C66K26XQeU1FG83fGxx4loJXqxgaLNAA4AAD0CXS6ahC66oqXVLolddLq26XQXXVLql0ugrdWyxhzS1wBDhYg7iEul0QhWL4eYJC3e05tPFv7jctc5TXHaPawut7zOe3j3jzHyUKcV5ebH2W/HDkp22eL10rQ2q2lFFfMx60Z+6eb+UtXNHlTfk5mvFOzsyNd+Jtv/Fa9NOr6Tin5JgiIvSdQiIgIiICFFQoOD6YO1sRrP8AvuHoAP0ULxOOzlNdM26uJ1g4zE+rWlRrE6e4uFxROryw9ugcjeNh9NLSOPOgeZGD/CkOdvB9/wAS6JdfOWjWOOoKuOobc6ps9vbiOTmemY7wF9B0NeyeJk0Tg+ORoc1w6Qf16D4Lqh0VnhlXS6s1kui6+6pdWXS6C+6pdW3S6C66XVl0uguul1ZrJdBfdUurbqmsgvul1ZrKmsgvuoFiMOzlkZ0Ne4Dwvkp1rKG6R5VD+8MP5AuXqo+MS588cRLUvKmHJs/nVA7oz/mChryplyaN/tJ74x8HLDp/5wwx/wAk5REXqOsREQEREBCiIOKcptPs8TkNrCSOKQd/N1SfVpUaLNYWXQuWTDv7LUgduBx/Oz/2eoXPInrhyRq0sLRy0mIUWqbhSDQTTp2Hu2U13Ur3XIGboXHfIwdI4t6ejPfSWnDwtNWYWRuWlMn2mttPoGkrWTMbJE9skbxdr2m4I/30L2uvn3BNIaigeTTvIBPOjcNaN/i3j3ixU/wvldicAKmF8Tul0f8AFZ42ycPittt4vDoV01lGI+UShcL/AEi3cY5AfkvOblIox7r5Hng2J/zNgp3CdwlWsmsoHUcpmtlT0rjwdK8NH4W3+YWunxqtqcnSmJp6kQ2f5ve+KpbJWvlSctYT3Esfgph/Gla09j3nnwaM1EMW5SZDcUkFh/MmzPiGA5eZ8lrqXA2jN2ZOZJzJPes80LbWsFzW6mPTGc/0jbuUSva+5lbv9wxM1PCwH6rpmi2kQrqZswGo4EskZvDZBa9u4ggjx7lybSOlDXZKd8mGHuio3PeCNvKXtH1GtDQ7zN/Ky6KW7o20x2mU01k1l56yprLRs9NZNZeRcmug9NZQ7SGS9Q/u1R6MClheoJXVOvI9/acT5XyXN1M/GIYZ54iGM9y6BybwWppH9uYjya0D5krnT3rruitFsaKBhFjqB5H1nkvI+NvJZ9NX5bZYo5226Ii9B0iIiAiIgIiINBp1g/0ugnjaLva3asHF8fOAHiLjzXBoXr6XIXBtPcB+g10gaLRTXmj4AOdzmeTrjwIXPmr7Z3j21sT1kBodvWvikWZFIuOYYypJhTXdC8v6PgrPZIsqC7iGtzJIAA6STYJ32hG5auLR4LPgwRo6FnOhcz3mOb4tI+aq16ra9vaszKsFE1u4BZTbDcvASL1ja53utc77LSVlzKPL1Dl4VVYGNJJWZFg8z9+rGPrG7vwhbOiwKKIhxG0eOu/Ox+q3cFvTp7W8r1xWnyjGGaIuq5BLUgsgBuIzk+Xut1W/NT1lgAAAABYAZAAbgAvPXTXXoVrFY1DrrEV8PXWTWXjrq3XUrbe+sqa68ddUMmWZt0oMbG63ZwkD3n8wfqfRQ171m4xiW2kJHut5rfDpPmtW968/Nbvs48lu6WfgeHmpqYYRuc8F3cxubj6BdpaLAAZdyg3Jpg9mPqnDN944/sA853mRb7qnS68FO2u/ttjjUCIi6GgiIgIiICIiAozp9ov7QpHNYP48V5IjxdbOO/Bwy8bKTJZRMbjQ+Y2uLSWkEEEgg5EEZEELKjkU85UtCS0ur6Zpsc6iNvQf54HDtevFc5ilXFempc9o02D6iwusSk0g2crD2ZGn0cCkkl2lR2rdZxU46xJWH0IXfMhebo2ne1p8WgrEoKnXhid2oo3eZYCV7a66nQ9Axo3NaPBoCv11j66GRB7a6a6xy9U2iG2RtFTaLH2ibRSbe+0VC9eBkVrpbC5IAGd0GRrqP41jWteKM5ddw6fqgrFxTHzJeOE2ZmHSbi7ubwHetSX2XJmy/wCtWN7+oejpFlYHhLqyoZCy4Bze7sRje79u+y18bXSOaxgLnOIa1ozJJ3ALsGh2jIoYbOsZ5LOkdvsehje4LPFj7p/FKV3LdUtM2KNsbBqsY0NaB0NAsF7Ii9F0iIiAiIgIiICKl01kFUVpkHFWmoaOkILnsBBBAIIsQcwQeghcd5QeTs0pdVUjSackufEBcwcXDjH8vBddNYztD1Xm/EY+lw9VW1YtCJjb5qEmS0tb7y7Fpryfwya0+HuYx5u51NcNjcekxHqn6u7hZcdxKNzHlr2lrgbEEWIKxrWayziunYNFarXoaV3+C0eYFv0W02iimgVTrUEQ6Wukb6PJHwIUh2i2X2yDIqbRY20VNohtkmRU2ixtqqbREbZO0VDIsYyq0yobZW0VrnXBBzBFrdyxzKrdqhtG6uLZPczoBy8Du+C8I2ukc1jGl73HVa1ouXE9AC31TgklZLGyAN1zcHWOq0NGesT3d3FdE0W0MioG6w/iTuFnTEbh2WDqj4lcn+CZt+M4puWLoVoWKNommAdUuHcRC0j3G9/E+Qy3y1EXXWsVjUNojQiIrJEREBWPkA3q9aTH9fV5iDKqMZYzpWqrNMo2dIUTrNpne91DsWfJrHfZB0Kq5RQN3zWpqOUd3QuePc7purLonSazcoUh6ywpdOJT1iosiCQSaXynrn1Xi/SiU9Y+q0qINm7H5T1j6qMY7VGR13Znj0+q2i1tfSl25EpVyc1P9Wlb2ZyfJzG/qCpXtVyCKmkZfUe9t+y5zb+hXpspTvkkPjI8/MqFJq6vJUhou5waOJIA+KwajSKnZ708fgHB5/Ldc2bhpO/PvOayI8NAUco7ZS6p06iGUTJJD4bNvqc/gtDiWmlQ+4Zqwg9kazvxH9AvBlKB/wALGxCHJV+SNSkehONukEkUjy54O0aXEklpycPI29VKDMuS4ViJp52SdDXWcOLDk4ei6aJb5jMHMHiOKvCtuGWZVTarF11iVuKMhHPdmdzBm4+A/dSptuKeudG9r2Gzmm4KzouU17XEOGYNj5KAzY0+XIcxp6Bm4jvKxEb1iY8uuUvKe0+8Fu6PTuF+91lwoL0Y9/VuoX0+i6XFo5PdcD5rMBXENFp6jaNtrWuF2ihJ1G62+wREwyERFKBWPjB3q9EGvqMGY/oWmrdCo39AUpRBzqr5NwfdWnqOTd43BddVNVBxKfQCUbmlYc2hcreqV3cxDgFa6mad7Qg4C/RSUdUrwOj0vZPovoM0LD1QvI4TGeoPRE7fPz8EkHVPoV5nB5OyV9BOwSI9Qeit9gxdgeiG3z97Gk7BVfY0nZK+gPYMXYCewYuwENvn/wBjydkp7Hk7JX0B7Ah7AT2DF2Aht8/+yJOyfRec+CSEHmn0K+hPYEXYCocBi7A9ENvlSvw1zHEFpHkploxXa1M0SGzouYb9Ld7T35ZeS6XpFoAyV92tAF+Cy8C5PoorFzQT4KEWiLQ5nN9Il5tPG5o/mEc77o6PNW0+gk7uc5ri47ybkk95Xd4cJjYLBjfRZDado3NHopIiI8OJU/J9M7qrYU3JnId66+IxwVbInbmtLyXjLWK3dHyeRM3gFTBENtdRYFHF7rQtgAqoiBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERBQtSyqiAiIgIiICIiAiIgIiIP/2Q==" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Apapun harta benda yang diinginkan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;bisa diperoleh diri-rendah,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;ia bersandar pada semua itu,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;enggan melepaskannya karena ketamakan untuk mendapatkan lebih,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;atau karena takut akan kemiskinan dan kebutuhan.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;                                         Syaikh Jalalu'ddin Rumi&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berlangsung begitu saja. Tubuh terduduk, tangan meraih spidol &lt;em&gt;boardmarker &lt;/em&gt;lalu menulis dan menggambar satu hal yang ingin selalu saya ingat. Selesai, tangan meraih sebuah buku kecil bersampul hijau. Kemudian jemari membuka halamannya. Dan yang terpampang adalah kata-kata bijak di atas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ya... rasa takut harus tetap dirawat. Namun akar sebab musababnya yang harus segera diubah. Dari kemiskinan dan kebutuhan menjadi kebinasaan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/6234666465318852680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=6234666465318852680&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/6234666465318852680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/6234666465318852680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/11/uang-apapun-harta-benda-yang-diinginkan.html' title='Uang'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-4927651494758776519</id><published>2007-09-19T16:16:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:49:53.204+07:00</updated><title type='text'>Kemana Kita Pergi?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXF9urUFHNgbQwOJ9Q6kj3E31IbDowzFutM3aG5IosY1cRNysVQA"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 223px; height: 158px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXF9urUFHNgbQwOJ9Q6kj3E31IbDowzFutM3aG5IosY1cRNysVQA" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ya! Kemana kita akan pergi? Begitu yang kerap Beliau tanyakan berulang-ulang di berbagai kesempatan. Rasanya tiada pernah Beliau lelah mengulang pertanyaan repetisi itu. Pertanyaan sederhana, namun dalam maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tanya yang mengajak diri untuk berkaca kepada hakikat kita mengada. Sungguh tanya yang dalam dan menghujam. Dan harus segera diurai jawabnya. Kemana kita pergi? Tanya itu mengiang di telinga, selalu.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/4927651494758776519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=4927651494758776519&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4927651494758776519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/4927651494758776519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/09/kemana-kita-pergi-ya-kemana-kita-akan.html' title='Kemana Kita Pergi?'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-1883168553287017080</id><published>2007-08-23T17:48:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:52:25.388+07:00</updated><title type='text'>Kembali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTpI4s0hpgvJ_X5IZVPf7zr_B0q2GtVU40-o7gzkv3pEw67LvT2"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 145px; height: 123px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTpI4s0hpgvJ_X5IZVPf7zr_B0q2GtVU40-o7gzkv3pEw67LvT2" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Antara otak, mulut dan hati nurani tak lebih jauh dari sejengkal jaraknya. Tapi kenyataannya bisa sangat jauh dan saling tak mengenal. Buktinya, mungkin suatu ketika kita bicara dan berpikir tentang memberantas KKN, namun tanpa disadari, secarik ktp yang terselip di dompet diperpanjang melalui salah satu huruf K diatas. Atau secangkir kopi yang terhirup pagi tadi, terbeli dari sebuah proses panjang pengkapitalan modal yang salah satu mata rantainya mengandung K yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali! Cuma itu kuncinya. Kembali ke jalur yang benar sebenar-benarnya. Dan harusnya, kita bisa.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/1883168553287017080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=1883168553287017080&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1883168553287017080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1883168553287017080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/08/kembali-antara-otak-mulut-dan-hati.html' title='Kembali'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-1429595608929544153</id><published>2007-07-24T13:17:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:55:04.157+07:00</updated><title type='text'>Free Hugs</title><content type='html'>Di&lt;a style="font-style: italic;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ6L_Yd3WdcvRJpt3-rGniLYObhj_Jh84r5M6gfE4Eyx91UEVUW"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 198px; height: 131px;" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ6L_Yd3WdcvRJpt3-rGniLYObhj_Jh84r5M6gfE4Eyx91UEVUW" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; tivi kantor - entah di saluran apa - saya sering melihat tayangan tawaran &lt;em&gt;free hugs. &lt;/em&gt;Alias pelukan cuma-cuma bin gratis. Dalam tayangan itu, beberapa gadis muda nan bening menggunakan kaus putih mengacung-acungkan poster bertulis &lt;em&gt;Free Hugs &lt;/em&gt;besar-besar di trotoar jalan. Beberapa pejalan kaki, lelaki perempuan, tua muda tertarik dengan tawaran itu. Lalu berpeluklah mereka dengan gadis pembawa poster sambil tertawa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba menerka. Gadis-gadis muda itu, mungkin bermaksud membagi kehangatan dan kebahagiaan pada orang lain. Sebab di dunia yang semakin sibuk dan minim interaksi sosial yang hangat, sebuah pelukan mungkin bisa diibaratkan sebagai seteguk air kala dahaga kemarau panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat, semangat berbagi seperti ini indah sekali. Tapi tentu saja, untuk nilai budaya kita kegiatan itu tak bisa kita adopsi serta merta. Saya terpikir, kalau umpamanya &lt;em&gt;pelukan cuma-cuma &lt;/em&gt;diganti dengan &lt;em&gt;senyum dan salam &lt;/em&gt;tentu baik juga. Bagaimana Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/1429595608929544153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=1429595608929544153&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1429595608929544153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1429595608929544153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/07/senyum-salam-cuma-cuma-di-tivi-kantor.html' title='Free Hugs'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-6026659475363823204</id><published>2007-07-17T18:08:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T12:57:48.907+07:00</updated><title type='text'>Memilih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQdaM0VGDvX9Jwhup7JUebkttJ35ynn9hcG2QVk9Fk67xaCtB6L"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 115px; height: 158px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQdaM0VGDvX9Jwhup7JUebkttJ35ynn9hcG2QVk9Fk67xaCtB6L" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang musti ditaruh diurutan paling atas. Tentu saja Yang Membuat Ada segala sesuatu. Selanjutnya, yang paling dikasihi oleh Yang Maha Pengasih. Lalu?... Yang sangat dicintai oleh Sang Kekasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku?... Untuk dipertimbangkan saja sudah tak layak. Apalagi...</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/6026659475363823204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=6026659475363823204&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/6026659475363823204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/6026659475363823204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/07/memilih-siapa-yang-musti-ditaruh.html' title='Memilih'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-2851839520253124613</id><published>2007-06-20T15:21:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T13:02:05.039+07:00</updated><title type='text'>Langkah Kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRogD-9gvw2Ifvpvnk5y9N4gCGd0OWs8Kpisva7JW6XfQIBSbez"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 124px; height: 166px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRogD-9gvw2Ifvpvnk5y9N4gCGd0OWs8Kpisva7JW6XfQIBSbez" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah langkah sekecil dan sependek apapun, menyiratkan keberanian dan kemajuan. Salah atau serong arahnya, tak seberapa penting. Sebab melangkah itulah yang terpenting. Karena itu sebuah usaha. Usaha untuk mencoba. Tidak mencoba berarti belum belajar dalam arti sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, saya dihadapkan pada pilihan. Rumit atau tidak, tergantung dari cara melihatnya. Singkat kata, saya harus memilih, maju sekarang atau menundanya untuk satu tahun ke depan. Lazimnya tiap pilihan, keduanya memiliki konsekuensi. Dan tentu saja sama-sama bertujuan mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang berusaha memisahkannya dari pengaruh emosional saya. Dari keinginan-keinginan atau target-target pribadi saya. Dan juga dari bisikan-bisikan surga yang mengecoh kejernihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah terpikir untuk meminta pertimbangan yang lebih ahli. Sebab perkataan bijak mewanti-wanti, tanyalah persoalan pada ahlinya. Sayangnya waktu tak cukup banyak. Sementara bertanya pada ahli, memerlukan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya saya harus lebih keras berusaha. Berfikir dan menjernihkan hati. Itu saja rasanya.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/2851839520253124613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=2851839520253124613&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/2851839520253124613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/2851839520253124613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/06/pilih-langkah-sebuah-langkah-sekecil.html' title='Langkah Kecil'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-3276002112382092563</id><published>2007-06-13T17:44:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T13:08:26.413+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSrhrVW5aT_viKPumDUzg3rqUf6HVSXHAAk6ZUK-F4rryr2qEjT"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 223px; height: 148px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSrhrVW5aT_viKPumDUzg3rqUf6HVSXHAAk6ZUK-F4rryr2qEjT" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari Najla menggambar di atas kertas daur pakai. Ada empat sosok ia gambar tersenyum lebar di situ. Dua dewasa, laki-laki dan perempuan mengapit dua kanak. Juga laki-laki dan perempuan. Siapa mereka. Ini abhi, katanya menunjuk lelaki dewasa. Yang ini ummi. Terus yang ini Najla, terangnya. Nah, anak laki-laki itu siapa? Itu Ali, adikku. Jawabnya mantap. Seketika senyum berbunga di hati. Mencoba mafhum pada daya imaji kanak yang demikian tinggi. Percakapan pun terhenti sampai di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, berita gembira itu datang. Hanya satu kata, positif. Seketika ingatan tersambung pada gambar di atas kertas daur pakai. Mungkin kebetulan. Mungkin juga berita itu telah sampai kepadanya melalui jalan yang berbeda. Keduanya tak penting. Karena yang terpenting adalah menyiapkan kehadirannya hingga sembilan sasi ke muka. Ia pun kian rajin menggambar, juga mereka cerita tentang Ali. Banyak rencana yang ia buat untuk Ali. Senyum makin berbunga di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hari cerah. Mendung tak mengusik mentari. Dalam limpahan cahaya siang yang menyemangati keringat, ia bertolak ke rumah putih di sudut tikungan. Ini hari, Ali harus hadir di tengah kami. Begitu sang ahli ginekologi bersaksi. Sebenarnya ada jengah menerima titah itu. Tapi hidup harus memilih. Dan untuk memilih, adalah bijaksana bertanya pada ahlinya. Maka turunlah instruksi, induksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bayang mentari kian memanjang, jarum infus ditusukkan ke punggung tangan kanan. Cairan bening mulai mengalir ke pembuluh. Beberapa jam kemudian reaksi itu hadir. Peluh dan pucatnya wajah, memberi kabar tentang sakit yang hampir tak tertahan. Dan sakit itu hadir berulang-ulang. Kian lama kian cepat sambangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selewat isya, saya menemaninya ke kubus persalinan. Sudah bukaan empat, begitu suster kabarkan. Rasa sakit makin cepat hadir mendera. Tak banyak yang saya bisa lakukan untuk meringankannya. Dokternya masih di perjalanan. Kabar yang ditelinga terdengar kurang nyaman. Semoga jalan ramah padanya, tak tersumbat macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan kali lonceng berbunyi telah lewat sejak tadi. Berkaos polo, bersisir rapi ke samping dokter memasuki kubus persalinan. Perjuangan sebenarnya baru dimulai. Ketegangan menguasai diri saya. Tentu ia merasakan yang lebih-lebih dari saya. Tapi ia tabah. Berkali-kali berusaha, belum berhasil juga. Tiga puluh menit sudah waktu berlalu. Terasa oleh saya, ambang antara kehidupan dan keberpulangan hampir-hampir nisbi saat ini. Tapi, ikhtiar tak boleh lelah. Juga pinta dan doa. Beberapa kali bayangan hitam melintas. Akal sehat berusaha segera mengusirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua satu lebih empat satu lengking tangis memecah ruangan. Dua ribu sembilan ratus gram, empat ratus sembilan puluh milimeter. Lengkap dan sehat. Bulat besar binar matanya. Ah, mirip dengan si penggambar dirinya di atas kertas daur pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISA ZAYYAN MATALINO, telah enam belas hari keluar dari gambar. Kini ia sedang memulai menggambar untuk dirinya sendiri. Semoga kami tak salah mendampingi. Terima kasih untuk segenap doa, dukungan dan canda dari semua kawan dan handai taulan. Sekali lagi terima kasih.</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/3276002112382092563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=3276002112382092563&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3276002112382092563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/3276002112382092563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/06/gambar-suatu-hari-najla-menggambar-di.html' title=''/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-1958965141312746780</id><published>2007-04-03T14:19:00.002+07:00</published><updated>2011-03-14T13:08:59.637+07:00</updated><title type='text'>Menetak Pokok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRj8YIntmVOyj3IuWTX4pxCqjEyHPNHUHjoQIOey25IoEUM6Y5g"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 136px; height: 182px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRj8YIntmVOyj3IuWTX4pxCqjEyHPNHUHjoQIOey25IoEUM6Y5g" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perjalanan waktu ibarat kapak menetak sebatang kayu. Kapak adalah guliran waktu, sementara pokok kayu adalah usia kita. Begitu waktu ulang tahun berlalu, satu ruas usia tertetak kapak waktu. Tebas, lepas dan lapuk dimakan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja, satu buku usiaku tanggal. Artinya, rentang usiaku bertambah. Namun dalam pengertian yang lebih hakiki, berarti akhir perjalananku makin mendekat. Sebab seperti telah dituliskan, akhir nafas anak manusia telah digoreskan bersama alam tercipta. Tak mungkin mengulur ataupun mengkeret, kecuali tentu dengan perkenanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang sudah kuperoleh? Apa yang telah kutabung dalam kumal saku kehidupanku? Tak ada! Kalaupun ada, sedikit sekali rasanya. Sementara, neraka adalah pasti. Sedang surga, masih angan yang mengawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh! Betapa kurasa hidup masih berputar pada ketidakpentingan. Sementara, yang penting-penting terlupa dan dilupakan. Betapa memulai dari yang kecil, yang mampu, yang rutin dan saat ini juga tiada tunda masih berat bagi jiwa yang kerdil. Ampuni aku yaa Rabb!!!</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/1958965141312746780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=1958965141312746780&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1958965141312746780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/1958965141312746780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/04/menetak-pokok-usia-img-src-perjalanan.html' title='Menetak Pokok'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6258398.post-116982353483051051</id><published>2007-01-26T21:58:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T13:11:34.942+07:00</updated><title type='text'>Kembali Kanak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ8jbp-SFrzEEp44wcQ6WS3FXmwiGnhcdXe-jKX3hezxU_1w3n-"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 141px; height: 141px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ8jbp-SFrzEEp44wcQ6WS3FXmwiGnhcdXe-jKX3hezxU_1w3n-" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Secara usia saya belum tua. Tapi secara ingatan, saya sudah tua. Saya sudah lupa bagaimana perasaan saya waktu masih kanak. Sungguh saya lupa dengan perasaan yang menyelimuti hati kanak saya. Kedewasaan atau ketuaan telah menggerus memori saya tentang kanak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal saya sangat membutuhkannya. Mengapa? Dalam pikiran saya, tentu akan lebih mudah memahami anak saya atau kanak lainnya bila saya mampu menghadirkan perasaan kanak saya di hati dewasa saya. Tentu saya tak akan sulit mengajak mereka berjalan di atas rumput tanpa sepatu, merasakan geli tusukan ujung rumput di telapak kaki. Merasai lembut dan sejuknya butir embun mengelus kulit jemari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengumbar tawa lepas apa adanya. Tanpa ada yang tertahan dan ditahan. Tanpa didahului pikiran dan kekhawatiran. Tertawa ya karena tertawa. Seperti juga menangis karena menangis. Tak terikat waktu dan terbelenggu rasa, sehingga dalam sekejap  beralih rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berhasil bergaul karib dengan kanak, pasti karena tak pernah melupakan kanaknya. Sebab kanak, sejatinya hanya karib dengan kanak. Tidak dengan dewasa. Kedewasaan hanya pada wadag. Tapi hati, rasa dan sinar mata tetaplah pijar kanak yang tak henti meletup-letup. Ketika kanak terlupa dan terganti dewasa, seketika sekat terbangun antara kita dengan kanak. Sebab kita tak sepenuhnya kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saya sedang berusaha keras mengingat kembali kanak saya. Menghadirkannya dalam hati saya yang merasa dewasa dan mencoba mengurungnya kuat-kuat di sana. Kalau tidak, saya tak pernah bisa kanak dengan anak-anak. Sungguh risau hati saya. Bagaimana? Kalian tak ingin kanak juga???</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalansunyi.blogspot.com/feeds/116982353483051051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6258398&amp;postID=116982353483051051&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/116982353483051051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6258398/posts/default/116982353483051051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalansunyi.blogspot.com/2007/01/ingin-kanak-secara-usia-saya-belum-tua.html' title='Kembali Kanak'/><author><name>abhirhay</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10869270818477713120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>